SELAMAT DATANG DI BLOG MALIDASARI SITUMORANG

Tampilkan postingan dengan label HUMOR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUMOR. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 April 2011

Judul Film Box Office di Bahasa Batakkan

1. Enemy at the gates — Matte ho, nga ro !
2. Remember the Titans — Ingot hamu partompaon i
3. The Italian Job – Parbola
4. Die Hard — Dang ra mate
5. Die Hard II — Tong, dang olo mate
6. Die Hard III — Dang marna mate fuang !!
7. Bad Boys — Si roa balangs
8. Sleepless in Seattle — Markombur di radio, dia boi modom ?
9. Lost in Space — Dibondut banua holling
10. X-Men — Pantang so bilak
11. X-Men 2 — Tong sai pabilak-bilakhon
12. The Brotherhood of War — Manat Mardongan-tubu
13. Paycheck — Bayar habis panen ma i, bah!
14. Independence Day – Agustusan
15. The Day After Tomorrow – Haduan
16. Die Another Day — Dang jadi mate sadarion
17. There is Something About Marry — Si Maria Pargabus
18. Silence of the Lamb — Hambing Parhohom
19. Planet of the Apes — Huta ni Bodat
20. Gone in Sixty Second — Marimpot-impot
21. Freddy vs Jason — Peredi VS Jekson
22. Air Bud — Panangga (biang)
23. How To Lose A Girl in 10 Days – Topar
24. Lord Of The Ring — Tulang. (ai tulang do si jalo tintin marangkup )
25. Deep Impact — Hansit naii
26. Million Dollar Baby — Ai sajuta arga ni Babi saonari?
27. Blackhawk Down — Lali lao manangkup manuk
28. Saving Private Ryan — (Ai ise si Ryan on? So ditanda batak goar ‘rian’. aong go si Peredi, Jekson, Mikael, Ultop, … dll.)
29. Dumb and Dumber — Lam Loakon
30. The Collateral — Si Padalan Hepeng
31. Braveheart — Parate-ate
32. Payback — Garar Utangmu
33. My Greek Big Fat Wedding — Muli Sikobol-kobol
34. I Know What You Did Last Summer – Datu
35. I Still Know What You Did Last Summer — Unang gabusi ahu, hutanda do ho Ito
36. Cold Mountain — Dolok Sanggul ma i…
37. Any Given Sunday — Marminggu Hamu Fuang
38. Beautiful Mind — Nipi Nama i
39. Drunken Master – Parmitu
40. The Gift — Durung-durung
41. Lion King – Sisingamangaraja
42. Mr. & Mrs. Smith — Smith Dohot Oroan na
43. Rest In Peace — Dison Do Maradian (bah, aong go judul film songon i ? (apa ada judul film ini?))
44. Run Away Jury — Martabuni Ho Tulang a
45. Step Mom — Inang Panirang-Nirangan
46. Band of Brother — Dongan Sabutuha, Dongan Sapargaulan
47. 2 Fast 2 Furious — Manat-manat di dalan

HUMOR BATAK

Humornya Orang Batak

Ternyata dibalik sifat bawaanya yang tegas dan kadang pemarah,,ternyata sifat itu bisa membawa orang-orang batak pada kejadian-kejadian yang lucu, seperti misalanya pada kisah-kisah berikut ini :

Ucok Sakit Perut

Seteleh tamat SMU di Aek Kanopan, Uccok memutuskan merantau karena tidak memiliki biaya untuk meneruskan kuliah, plus ditambah otak yang pas-pasan.

Orang tua Ucok memberi ongkos sekali jalan Rp.100.000, karena keuangan yang terjepit. Ucok memilih merantau ke daerah Pekan Baru.

Di Kota Pekan Baru, Ucok tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, setelah lima hari disana, uang sisa ongkos sudah habis, saudara tidak ada.

Singkat Cerita Ucok rela jadi Kernet (Kondektur) alat berat Eskapator ke hutan untuk membuka lahan garapan, nama operator alat beratnya, Sidabutar.

Sesampainya di Hutan, banyak juga orang yang kerja di sini! gumam Ucok dalam hati! dan dia tidak menemukan Toilet untuk MCK yang ada adalah lahan hamparan Luas, Mereka pun buat beskem untuk berteduh dimalam hari.

Karena mereka baru turun (masuk) dari kota ke Hutan, orang-orang yang ada dihutan memutuskan untuk Tidur Bareng di Beskem yang dibangun oleh Sidabutar dan Ucok sambil cerita-cerita.

Pada malan hari, kira kira jam 2 pagi, Sardi (orang yang mereka temui dihutan) sakit perut, dan memutuskan untuk buang air dibalik pohon yang besar dekat beskem mereka.

Secara kebetulan, jam 2 lewat 3 menit, Uccok juga sakit perut, dan bergegas keluar beskem untuk buang juga, dan Uccok memutuskan untuk buang di balik pohon yang sama dengan Sardi, Karena pohonnya besar dan agak rimbun gelap, Uccok ingat pesan orang tuanya dikampung, ( kalau mau buang air kecil/besar, harus permisi dengan kata Sattabi ditempat yang baru), begitu Uccok dekat dengan pohon itu, Uccok buka celana, dan berkata..

Uccok : “Sattabi Oppung dipangisi ni luat on” ( Permisi kepada pemilik wilayah ini). karena Sardi masih dibalik pohon, Sardi menjawab dari balik pohon…

Sardi : “Dang Boi ( Gak boleh)..!”

Seketika itu juga, Sakit perut Ucok sembuh, yang ada Ucok ketakutan, karena dia mengira pohon itu menjawab, karena tidak tahu kalau sebelum dia, Sardi sudah lebih dulu Jongkok disana, segera balik ke Beskem dengan pucat pasih dan langsung tidur.

Besok paginya baru cerita, dan semua temannya terbahak-bahak setelah Sardi cerita juga.


Berjalan di Atas Air

Seorang Turis Batak berkunjung ke Israel. Dia menawar perahu mau keliling-keliling di Danau Galilea dan diberitahu pemilik perahu bahwa sewa perahu US$10/jam.

“Wah… mahal kali kau!!! di Danau Toba di negara saya Indonesia, sewa perahu gak sampai separuh-nya… itupun sudah bisa naik perahu keliling sampe puas…!”

Pemilik perahu itupun mencoba menjelaskan, “Ini kan di Israel … bukan di Indonesia… di danau ini-lah Tuhan Yesus berjalan di atas air …”

Mendengar jawaban pemilik perahu itu, spontan sang turis batak tersebut berjalan pergi … sambil merepet dan menggerutu,

“Oooo… PATUT MA ANTONG, GABE MARDALAN PAT TUHAN YESUS NAJOLO, AI SUMALING DO HAPE ARGANI SEWA NI SOLU DI TAO GALILEA ON !!!”

(Pantesan, Tuhan Yesus jadi jalan kaki jaman dulu, habis kebangetan sih mahalnya harga nyewa perahu di galilea ini…)


Pertama Kali Datang Ke Jakarta


Pertama sekali Ucok datang ke Jakarta, dia coba jalan-jalan mau tahu keadaan Jakarta, Pertama dia pergi ke Terminal Pl.Gadung

Kondektur : “Blok M… blok M..”

Ucok : Naik Bus kota jurusan blok M, selama dalam perjalanan setiap orang mau turun selalu sebut nama halte.

Penumpang lain : “Bang Senopati.. kiri!!”, bus berhenti.

Penumpang lain : “Bang Sudirman.. kiri!!”, bus berhenti.

Ucok : Wah gimana ya saya mau turun, dengan yakin ucok teriak,

Ucok : “Tahan Sihombing.. kiri!!”, bus jalan terus,

Ucok : Teriak lagi, “Bang Tahan Sihombing.. kiri!!”, akhirnya semua penumpang bis melihat ke arah ucok.

Ucok : Berdiri menghampiri kondektur, “Bang kau tuli ya saya tadi sudah bicara Tahan Sihombing kiri, kok bis jalan terus.”

Ucok : “Tadi penumpang lain tinggal sebut nama, bus berhenti, kamu belum tahu saya ya?”

Kondektur : “Maaf bang yang mereka sebut tadi nama halte bus ,dan di Jakarta namanya Halte Tahan Sihombing tidak ada, makanya jalan terus.”

Ucok : “Maaf juga bang lain kali buatkan halte Tahan Sihombing.”



Batak, Jawa, Arab ,dan Amerika

Seorang lelaki Batak sedang mengadakan perjalanan dari Jakarta ke Hawaii dengan menumpang pesawat terbang …
Beberapa lelaki lain duduk sejajar dengannya, yaitu lelaki Jawa asli, Arab dan Amerika.
Pada jam makan siang, Pramugari menghidangkan makanan pada semua penumpang. Setelah selesai makan lelaki Batak ini memperhatikan lelaki lain yang duduk sejajar dengannya.
Pertama sekali dia lihat si orang Amerika mengeluarkan selembar uang 100 dollar Amerika, membersihkan mulut dan tangannya dengan uang itu… kemudian dibuang…

Si orang Batak terkejut… “Bahh… kok kau buang uang 100 dollar mu itu???”
Dengan tenangnya si Amerika menjawab (setelah diterjemahkan..) “Ah, tenang saja Amerika kan kaya, masih banyak dollar!!”
Seterusnya dia lihat si orang Arab, selesai makan mengeluarkan sebotol minyak wangi yang (pasti) mahal… menyemprotkannya ke tangan dan dada…dan dibuang…

Si orang Batak terkejut lagi…
“Bahh… kok kau buang minyak wangi mu itu? Kan masih banyak isinya??”

Dengan tenang si Arab menjawab (juga setelah diterjemahkan..)

“Ah, tenang saja, kan Arab kaya, masih banyak minyak di sana!”…
Busyet, si orang Batak terkejut setengah mati. Akhirnya dia ambil lelaki Jawa disebelahnya dia lempar keluar pesawat. Kali ini lelaki Amerika dan
Arab yang terkejut…

“Kenapa kamu lempar dia??”
Dengan tenang si orang Batak menjawab,

“Ah, tenang sazza laaaah (dengan sombongnya),, Indonesia kaya, masih banyak orang Zawa di sana…”

Rabu, 13 April 2011

MIMPI KE SURGA

Hari Sabat itu Ari dan Kaleb datang terlambat ke gereja, padahal itu adalah Sabat ke-13 dan kelas pra-remaja di mana mereka berdua tergabung hendak menampilkan acara di depan jemaat.
Ketika mereka berdua dengan tergesa-gesa dan hampir bersamaan masuk ke kelas teman-teman sudah berada dalam barisan.
"Ari, kenapa kamu datang terlambat? Bukankah ibu guru sudah jauh-jauh hari berpesan supaya semua datang pada waktunya?" tegur bu Nina, guru kelas mereka.
"Ma-maaf, bu, saya ketiduran karena bermimpi," sahut Ari jujur.
Grrrrr…seisi kelas tergelak.
"Memangnya kamu mimpi apa?" tanya guru lagi.
"Saya bermimpi dibawa malaikat jalan-jalan ke surga."
"Hmmm…nanti sesudah acara kamu ceritakan di depan kelas tentang mimpimu itu ya," kata bu Nina setengah menyindir.
Lalu bu guru beralih kepada Kaleb, "Kamu, Kaleb, kenapa terlambat."
Jawab Kaleb, "Aku diajak Ari dalam mimpinya itu, bu…"
(Pesan moral: Semua orang ingin ke surga, tapi tidak semua menyadari bahwa untuk bisa pergi ke surga seseorang harus mau meninggalkan dunia ini. Sebab surga dan dunia adalah dua tempat yang jauh terpisah, dan anda tidak mungkin berada di kedua tempat itu sekaligus. Banyak orang yang tak rela tinggalkan dunia ini lalu merasa cukup puas kalau dapat pergi ke surga walau hanya dalam mimpi. "Bertobatlah, sebab kerajaan surga sudah dekat!" Mat. 4:17)


BERHARGA

Pendeta Steven dialihtugaskan ke kota lain. Di rumah mereka yang baru perabotnya sudah tersedia lengkap, termasuk kulkas yang lebih canggih dan baru. Karena itu, kulkas esktra milik mereka tidak diperlukan lagi dan harus ditinggalkan.Namun, sudah berhari-hari lamanya kulkas besar yang dipajang di depan rumah dengan tanda “Gratis” itu tidak ada yang tergerak mengambilnya. (Di Amerika, barang-barang bekas yang tidak terpakai lagi biasa dionggok di depan rumah yang boleh diambil oleh siapa saja yang berminat, termasuk perabot rumahtangga seperti kulkas, mesin cuci, televisi, monitor komputer, meja, kursi, dan sebagainya.) “Barang ini tidak mungkin kita bawa, terlampau berat dan tidak dibutuhkan,” kata pendeta kepada istrinya. “Kita harus berbuat sesuatu.” Diambilnya selembar karton lalu menambahkan kata-kata: “Dalam keadaan jalan, mulus, orisinil…silakan ambil!”Meskipun demikian, sampai dua hari kemudian kulkas berwarna putih itu masih tetap saja bertengger di tempatnya semula. Tak ada yang menggubris. Istrinya kemudian mengambil alih. Dia mencabut semua tulisan itu lalu menggantinya dengan kata-kata ini: “Kulkas bagus, jual murah…hanya $200. Siapa cepat dia dapat.” Keesokan harinya kulkas itu sudah lenyap dicuri orang!
(Pesan moral: Dalam hidup ini banyak hal bernilai namun tidak digubris orang semata-mata karena ketidaktahuan dan ketidakpedulian. Sesuatu jadi berarti bagi seseorang untuk didapatkan kalau ada pemicu motivasi, begitu dalam soal duniawi demikian pula dalam hal semawi. “Hal kerajaan surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang…seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah” Mat. 13:44, 45.)***
JUJUR
“Terus terang, rumah ini memiliki sisi baiknya maupun sisi buruknya,” ujar agen penjual rumah kepada calon pembeli. “Untuk menunjukkan kejujuran maka saya akan memberitahukan kedua-duanya.” “Apa sisi buruknya?” tanya calon pembeli. “Sisi buruknya ialah, di sebelah barat terdapat pabrik tahu dan di sebelah timur ada peternakan hewan,” tukas agen. “Lalu segi baiknya?” “Segi baiknya, dengan mencium bau yang datang anda bisa tahu dari mana arah angin bertiup.” “Tapi, bukannya bau ampas tahu dengan kotoran hewan itu hampir sama? Bagaimana membedakanya?” “Nah, setelah tinggal di sini beberapa bulan anda segera dapat membedakannya,” lanjut si agen. “Justeru itulah bonus pengetahuan yang akan anda pelajari di rumah ini!”
(Pesan moral: Dosa adalah ibarat bau busuk pada pertama kalinya, tetapi lama kelamaan hidung menjadi tak peka lagi karena terbiasa. “Mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat…Masakan kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?” Yer. 9:5; 13:23.)

SESUAI DENGAN ZAMAN

Ketika pulang dari gereja Jimi, 11 tahun, ditanya oleh pamannya apa yang dipelajarinya hari itu. Dengan bersemangat Jimi menjawab bahwa guru Alkitab menceritakan tentang Musa yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir.
"Wah, apa kamu bisa ceritakan itu kembali?" tanya pamannya menguji.
Tanpa ragu Jimi mulai mengulangi cerita itu. Tetapi begitu tiba pada bagian di mana rombongan bangsa Israel sampai di tepi Laut Merah sementara dari belakang pasukan Mesir mengejar, Jimi tampak sedikit ragu.
Setelah berpikir sejenak diapun melanjutkan:
"Waktu mereka sampai di Laut Merah, nabi Musa langsung perintahkan pasukan zeni tempur untuk segera membuat jembatan pontoon supaya semua orang bisa menyeberang dengan aman.
"Sesudah itu dengan menggunakan walkie-talkie Musa meminta bantuan dari markas. Mereka mengirim pesawat-pesawat pembom yang datang membom jembatan buatan itu pada saat barisan terakhir Israel sudah sampai di seberang, dan pasukan musuh yang sedang mengejar masih berada di atas jembatan itu."
"Jimi, apa persis seperti itu yang gurumu ceritakan?" tanya paman sangsi.
"Sebetulnya tidak seperti itu, tapi kalau saya bercerita persis seperti yang guru itu ceritakan, pasti paman tidak akan percaya," sahut Jimi.
(Pesan moral: Secara teoretis, setiap makhluk hidup mampu beradaptasi demi mempertahankan hidup, terutama dunia satwa. Manusia [homo sapiens], sebagai makhluk paling cerdas, kemampuan adaptatifnya tidak terbatas secara fisik saja, tapi juga sikap sosial dan cara berpikirnya. Bahkan juga penyesuaian diri dalam keberagamaan sehingga menyerupai "bunglon rohani" demi kenyamanan hidup di lingkungan serta zaman apa saja. Orang Kristen sejati bukanlah orang yang kompromistis dalam hal keimanannya. "Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan Allah" Rm. 14:22).

Kamis, 03 Maret 2011

Negara yang menyenangkan

Tuan John, seorang Turis dari Bosnia, tiba di Indonesia. Di dalam taksi bandara, John bertanya kepada supirnya.

“Apakah negara ini benar-benar negara yang bisa menyehatkan kita?”

“Oh ya benar,” kata si supir taksi. “Waktu pertama kali saya datang di negara ini, saya tidak bisa berbicara satu patah kata pun. Rambut di kepala saya hanya sedikit. Saya juga tidak punya kekuatan untuk berjalan dengan kakiku sendiri, dan saya harus terus menerus berbaring di tempat tidur.”

“Wow hebat, Anda sudah sehat bugar sekarang!” kata John, “Berapa lama Anda berada di sini?”

“Ohh… saya lahir di sini.”

!@#$$%###@@!!!

Bahasa Bule di Jogja

Suatu hari ada bule kehilangan sepeda motornya yg baru saja di parkir di depan toko di sekitar jalan Malioboro Yogya.
Lalu dia bertanya ke seseorang yg saat itu kebetulan berada di tempat parkir, namanya Paijo, apakah dia ngeliat orang yg ngambil sepeda motornya.
Paijo bilang,"Yes, he use to table square-square. Worth he fast-fast go without any wet expire."
Maksudnya: "Iya, dia memakai kemeja kotak-kotak. Pantes dia cepat-cepat pergi tanpa basa basi".
Lalu dengan sok berwibawa Paijo menasehati, "Sir, different river, if park bicycle motor liver-liver yes ?"
Maksudnya: "Tuan, lain kali kalo parkir sepeda motor hati-hati ya ?"
Tapi bule itu diam saja karena karena nggak tau mau menjawab apa,
sehingga Paijo jadi ngedumel: "Basic bule!"
Maksudnya: Dasar bule!
Karena ngga tau harus ngomong apa lagi, si bule tersebut ngeloyor pergi dan dengan pe-de nya Paijo bilang, "Breasttttt!" sambil melambaikan tangannya.
Maksudnya: Dadaaaaa

Kata-Kata Mutiara

BERFIKIRLAH UNTUK HARI INI, DAN BERBICARALAH UNTUK BESOK...

bagaimana penilaian anda dengan blog ini?